A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Division by zero

Filename: public/Readmore.php

Line Number: 25

Backtrace:

File: /home/bkppmateng/public_html/application/controllers/public/Readmore.php
Line: 25
Function: _error_handler

File: /home/bkppmateng/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Kemenristek Dikti Gelar Pelatihan Bagi Perusahaan Start Up | Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mamuju Tengah
  • Email : bkppmateng@gmail.com
  • Telp : 085396136777

Kemenristek Dikti Gelar Pelatihan Bagi Perusahaan Start Up

Oleh: Administrator
Jum'at, 02 Juni 2017
89
Dilihat 118 Kali

Bisnis pemula atau start up masih mengalami kendala yakni kurangnya pengetahuan dan kompetensi bisnis untuk menumbuhkan perusahaan tersebut. Padahal, potensi bisnis pemula di Indonesia tergolong menjanjikan.

Beranjak dari hal tersebut, Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi, Ditjen Penguatan Inisiatif berinisiatif mengadakan Start Tech Training Camp 2017.

Direktur Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi Ditjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti Retno Sumekar mengatakan pelatihan ini dirancang berjalan selama lima hari. Dia berharap seluruh tenant dan inkubator mendapatkan pengetahuan yang dibutuhkan untuk membesarkan bisnis pemula tersebut.

“Tujuan dari kegiatan pelatihan ini yakni para tenant dan inkubator dapat bekerja sama mengaplikasikan metodologi smart business map untuk mewujudkan dan mengembangkan perusahaan berbasis teknologi,” paparnya, Senin (22/5/2017).

Pelatihan ini, lanjutnya, diikuti oleh 506 peserta dari seluruh Indonesia yang teridir dari 253 pengusaha pemula dan 253 mentor bisnis. Selama kegiatan, para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan seperti mempelajari akselerasi bisnis, ilmu branding, cara mendapatkan permodalan, pemasaran berbasis internet.

“Selain itu ada juga ilmu tentang hak paten dan berbagai inkubator, pelajaran akan ditambahkan dengan ilmu pelatihan bisnis serta bagaimana mengelola inkubator,” ujarnya.



KOMENTARI TULISAN INI